• Home
  • Current: Stories

NBA Tip-off: 4 Hal Paling Ditunggu dari Musim Baru

27 Dec 2020 | STORIES | 0 Comment
Title News

Pada beberapa bulan lalu, National Basketball Association (NBA) terpaksa menangguhkan musim 2019/2020 akibat pandemi COVID-19, yang juga menginfeksi beberapa pemainnya. Penangguhan tersebut mengakibatkan keterlambatan pembukaan musim 2020/2021 serta pengurangan jumlah pertandingan. Sudah seminggu sejak musim 2020/2021 NBA bergulir. Hari pertama musim baru ini menyuguhkan dua pertandingan antara Brooklyn Nets dan Warriors serta Los Angeles Lakers dan Los Angeles Clippers. Nets berhasil mengalahkan Warriors dengan skor 125-99, sedangkan Clippers juga menumbangkan rival satu kotanya dengan skor 116-109.  

Nantikan drama dan kehebohan yang selalu ditunggu-tunggu pada setiap musim pertandingan. Entah itu persaingan seru antarpemain atau antarklub, atau mantan kawan setim yang bersaing habis-habisan, semuanya mengejar satu tujuan sama: menjadi juara NBA pada musim 2020/2021.

Jadi, apa yang bisa kita nantikan dari babak baru liga bola basket terbesar di dunia itu?

#1 Lakers: Membangun Dinasti Baru

Memulai musim baru sebagai juara bertahan lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Manajemen tim akan memainkan peran vital untuk mempertahankan semua pemain kunci serta menambah kekuatan baru di timnya. Di samping itu, pemain mendapat tekanan tambahan untuk bermain dengan lebih baik lagi daripada tahun lalu. Tekanan tersebut akan menjadi ujian bagi tim LeBron James. Meraih gelar juara NBA selama dua kali berturut-turut tidak akan mudah, tapi dominasi itulah yang menjadikan sebuah tim sebagai dinasti. 

Keputusan memperbarui kontrak Anthony Davis membuktikan keseriusan Lakers untuk mempertahankan gelarnya. Sebuah langkah tepat untuk mewujudkan rencana tersebut. Jika LeBron James bisa menjaga kebugarannya sepanjang tahun, maka tidak dapat dipungkiri bahwa Lakers dapat menjadi ancaman besar bagi tim lain. Sekarang, semua tergantung pada LeBron dan Davis untuk membawa tim menuju kemenangan. Keberhasilan itu akan mengharumkan dan menyejajarkan nama mereka dengan legenda Lakers, kelompok elit beranggotakan Kobe Bryant, Magic Johnson, Jerry West, James Worthy, dan banyak lagi. 

#2 Giannis Antetokounmpo perpanjang kontrak: Apakah itu cukup bagi Bucks?

Berita tentang perpanjangan kontrak Giannis Antetokounmpo untuk lima tahun ke depan membawa kelegaan bagi Milwaukee Bucks dan penggemarnya. Berita tersebut juga membawa kekecewaan bagi tim yang berniat mengontrak “the Greek Freak”, julukan Giannis. Baik Giannis maupun Bucks akan memasuki musim baru dengan harapan dan motivasi baru. Ingatan tentang kekalahan di semifinal Wilayah Timur pada musim lalu tentu masih ada di benak mereka, dan itu menambah semangat tim tersebut untuk merajai NBA pada musim 2020/2021.

Ya, keputusan mengontrak Giannis adalah langkah besar bagi Bucks. Namun, ada pertanyaan yang belum terjawab: apakah hal tersebut cukup untuk membuat mereka menjadi juara pada tahun ini? Secara umum, Milwaukee Bucks dapat dikatakan sebagai tim bertabur bintang berbakat, sebut saja, Khris Middleton dan Brook Lopez, yang membantu tim tersebut meraih peringkat pertama untuk babak penyisihan pada musim lalu. Namun, yang belum ada dalam tim tersebut adalah kehadiran pemain dengan “mental juara”.

Ada kemungkinan Bucks harus menambah satu pemain andal yang haus kemenangan guna membantu Giannis dan kawan-kawan meraih gelar juara pertama sejak 1971. Pada tahun tersebut, duet Oscar “the Big O” Robertson dan Kareem Abdul-Jabbar terbukti ampuh dan menghadiahkan gelar juara satu-satunya bagi Bucks hingga saat ini.

#3 Miami Heat: Bukan keberuntungan semata!

Pada musim lalu, pecinta bola basket di seluruh dunia betul-betul sibuk mengharapkan pertandingan final antara Lakers dan Bucks sehingga perhatian mereka teralihkan dari satu tim: Miami Heat, yang berisikan perpaduan pemain muda dan veteran. Selama babak penyisihan, Miami Heat mengejutkan semua pihak. Jajaran pemain muda naik daun, seperti, Tyler Herro dan Bam Adebayo, mendominasi Wilayah Timur yang selanjutnya mengantarkan mereka ke final. Namun, di antara semuanya itu, hadir Jimmy Butler sebagai sorotan utama.

Pada akhirnya, Miami Heat harus mengakui kehebatan L.A. Lakers dan tumbang di babak final. Namun, tidak ada yang dapat menyangkal prestasi yang mereka capai pada musim lalu. Tetap saja, masih banyak pakar dan penggemar olahraga mengatakan bahwa semua itu hanya keberuntungan. Mereka juga mengatakan bahwa Miami tidak akan mengulangi prestasi tersebut pada tahun ini. Kritik tersebut diharapkan membakar semangat tim muda ini untuk membuktikan bahwa mereka tidak mengandalkan keberuntungan semata untuk menang.

#4 Warriors Bangkit?

Perbincangan tentang calon juara tahun ini nampaknya menyisihkan satu tim: Golden State Warriors. Dapat dipahami bila perhatian masyarakat beranjak dari tim ini sejak kekalahan mereka dari Toronto Raptors di NBA Finals pada 2019. Pada tahun itu, cedera yang melanda tim tersebut juga tidak membantu Warriors bangkit. Selain itu, ketidakhadiran Klay Thompson berperan besar dalam kemunduran Warriors.

Akan tetapi, musim ini bisa menjadi tahun kebangkitan Warriors. Walaupun Klay Thompson dipastikan absen karena cederanya, kembalinya Stephen Curry akan membawa angin segar bagi kebangkitan Warriors. Tidak mudah membayangkan mereka menjadi calon juara pada tahun ini. Namun, jangan meremehkan tim kawakan satu ini!

Harapan. Patah hati. Keringat dan air mata. Kegembiraan. Gairah. Semua itu demi olahraga yang kita cintai. Bersiaplah untuk merasakan semua pengalaman indah tersebut pada musim 2020/2021 NBA, yang telah dimulai sejak 23 Desember lalu. Pada pekan ini, NBA akan menyuguhkan reka ulang laga semifinal daerah Timur musim lalu antara Miami Heat dan Bucks pada hari Kamis. Jangan lewatkan juga pertandingan Lakers melawan Spurs yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu ini. Saksikan laga pertandingan NBA di Champions TV, yang tersedia di Vidio.com.

 

Sumber foto: NBA.com

Written by: Alvin Winston
Just do it
Comments
Leave your comment