• Home
  • Current: Stories

Sosok Devi Simatupang yang Perjuangkan Pendidikan Anak Bangsa

22 Jul 2021 | STORIES | 0 Comment
Title News

Ilustrasi foto oleh Suara.com

Setiap dari kita seyogyanya setuju bahwa pendidikan merupakan hal penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Itulah alasan mengapa kita perlu mengenyam pendidikan sedari kecil untuk menggali potensi dan menemukan jati diri. Hal ini amat disadari oleh Devi Simatupang, salah satu wanita yang secara aktif berkontribusi terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Beliau memiliki kepercayaan bahwa merubah manusia dengan pendidikan itu penting, sedangkan kenyataannya pendidikan di Indonesia saat ini masih belum merata.

Biasa dikenal sebagai istri Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Devi telah melakukan berbagai prakarsa untuk memberikan akses pendidikan ke lebih banyak orang di Indonesia. Kegigihan Devi dalam memperjuangkan pendidikan tertuang dalam organisasi yang ia dirikan yaitu Yayasan Del, di mana beliau berperan sebagai Pendiri dan Pembina Yayasan Del. Menginjak usia ke-20 di tahun 2021 ini, Yayasan Del sudah memiliki berbagai unit dan afiliasi yaitu IT Del, Sekolah Noah, SMA Unggul Del, Rumah Faye, Radio Del FM, dan Tobatenun.

Impian sejak kecil

Bukan mendirikan organisasi besar seperti Yayasan Del saat ini, Devi mengaku bercita-cita ingin mendirikan sekolah Taman Kanak-kanak (TK), “Dari dulu saya ingin membuat sekolah TK karena saya ingin mendidik anak-anak dengan benar sejak kecil. Akan tetapi Pak Luhut berpikir bahwa dibanding sekolah TK, akan lebih baik untuk fokus ke IT (Information Technology). Sehingga pada tahun 2001, didirikanlah Politeknik Informatika Del yang kini bernama IT Del sebagai institusi pendidikan pertama di bawah naungan Yayasan Del.”

Lika-liku pembangunan sekolah 

Dalam upaya menyetarakan kompetensi individu di tanah kelahirannya yaitu Desa Sitoluama, Sumatera Utara, bukanlah hal yang mudah bagi Devi untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil. Selain pembelian tanah, Devi menjelaskan bahwa bahan-bahan bangunan serta perlengkapan logistik masih belum tersedia di sana, sehingga segala perlengkapan harus dikirimkan dari Jakarta, “Saya ingat saat pertama kali membangun sekolah, kami harus naik perahu kecil selama berjam-jam untuk sampai ke sekolah, dan bersyukur sekarang perjalanan sudah dapat ditempuh dengan mobil.”

Kerja keras berbuah manis

Selama 20 tahun, Yayasan Del berhasil mendirikan berbagai sekolah yang berlokasi di Medan dan Jakarta. Hal tersebut nyatanya diiringi dengan berbagai prestasi yang dicetak oleh masing-masing unit dan afiliasi, seperti SMA Unggul Del (SUD) yang belum lama ini dinobatkan sebagai sekolah nomor 1 di Sumatera Utara Berdasarkan Nilai UTBK 2020. ”Di balik segala tantangan yang kami lalui dalam membangun sekolah, banyak cerita menarik yang sangat berkesan bagi saya. Salah satunya adalah ada seorang siswa yang memiliki cita-cita sederhana saat ia sudah lulus dan sukses, yaitu membeli kasur seperti yang kami sediakan di sekolah,” ungkap Devi.

Ajak masyarakat berkontribusi

Devi menegaskan bahwa setiap orang dapat melakukan perubahan untuk pendidikan di Indonesia, “Melihat pekerjaan Pak Luhut, sesungguhnya tidaklah mudah untuk memberikan kesejahteraan bagi negara kita yang begitu besar ini. Maka dari itu, saya tidak ingin menyudutkan pemerintah karena faktanya banyak hal yang sudah dilakukan walaupun mungkin belum maksimal. Dibanding berdiam diri atau mengkritik, saya berharap siapa pun yang bisa memberikan kontribusi untuk pendidikan, mari kita bergandeng tangan untuk saling membantu.”

“Bagi orang yang berkecukupan, mungkin dapat tergerak hatinya untuk membangun sekolah. Tidak selalu berkaitan dengan mendirikan gedung, masyarakat juga dapat berkontribusi dengan menghadirkan kegiatan belajar mengajar yang dapat dilakukan di tenda atau di bawah pohon, seperti mengajarkan anak-anak untuk membaca dan berhitung. Dengan begitu, diharapkan akan lebih banyak lagi penerus bangsa ini yang dapat selangkah lebih maju untuk mendapatkan akses ke pendidikan,” tutup Devi.

Anggelin aspires to bring a unique perspective and enthusiasm to her work, drawing inspiration from art, music, and travel.
Comments
Leave your comment